Obesitas menjadi permasalahan kesehatan yang selalu menjadi sorotan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sejak tahun 1997, WHO telah menyatakan obesitas sebagai epidemi global, karena sekitar 1 miliar orang di dunia hidup dengan kondisi obesitas, yang jumlahnya meningkat hampir tiga kali lipat sejak tahun 1975.
Penyebab obesitas yang banyak dianggap sebagai 'biang kerok'-nya adalah faktor gaya hidup, seperti pola makan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik.
Namun, peneliti dari Edinburgh University menemukan bahwa ibu hamil yang merokok, ditambah lagi juga mengalami obesitas, lebih mungkin memiliki anak dengan kondisi yang sama, bahkan hingga usia dewasa.
New York Post melansir, peneliti menganalisis data lebih dari 17.000 orang yang lahir pada minggu yang sama di bulan Maret 1958. Lalu, peneliti secara khusus mengumpulkan data berat badan mereka pada usia 16 tahun dan 42 tahun, yang merupakan rentang usia terjadinya peningkatan kasus obesitas di Inggris.
Temuan terbaru ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang sudah muncul bahkan sejak awal kehidupan perkembangan janin, dapat memiliki efek jangka panjang terhadap berat badan seseorang. Yang berarti, gaya hidup yang buruk saja bukan penentu terjadinya obesitas.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa pengaruh ibu sejak hamil dan berlanjut hingga usia 42 tahun, hasilnya mengejutkan," tulis para peneliti.
Meski begitu, peneliti mengakui masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk meneliti bagaimana kebiasaan orang-orang di sekitar bisa turut memengaruhi seseorang mengalami obesitas. Sehingga, obesitas bisa dicegah di masa yang akan datang.
"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa faktor risiko sosiodemografi dan di awal kehidupan dapat digunakan untuk menargetkan program pencegahan obesitas pada anak-anak dan orang dewasa," kata mereka.
Studi Terbaru Ini Memperkuat Penelitian Sebelumnya
Ya Moms, sebuah studi tahun 2019 juga pernah mengungkapkan bahwa anak-anak dari ibu yang mengalami obesitas saat hamil memiliki kemungkinan 264 persen lebih tinggi untuk mengalami kondisi serupa.
Dan sebuah studi tahun 2014 menunjukkan adanya keterkaitan antara kebiasaan merokok ibu --yang lebih kuat dari kebiasaan merokok ayah-- dengan risiko obesitas pasa anak.
Sehingga, penelitian menyimpulkan bahwa risiko obesitas pada anak bisa meningkat secara signifikan, tergantung pada:
1. Pilihan gaya hidup ibu
2. Kondisi kesehatan yang menyertai ibu hamil, seperti gizi buruk hingga diabetes gestasional
3. Pengenalan makanan padat yang salah sejak dini
4. Kurangnya aktivitas fisik dan pola tidur yang buruk
5. Tingkat stres yang tinggi
<...