Aktor senior Deddy Mizwar turut melayat ke rumah duka Ray Sahetapy di Sentosa RSPAD, Jakarta Pusat, Rabu (2/4). Deddy berbelasungkawa kepada keluarga almarhum.
Deddy Mizwar mengenang Ray Sahetapy sebagai aktor yang punya karier panjang di dunia film Indonesia. Deddy menyebut dia dan Ray adalah teman diskusi menyenangkan, kadang sepakat dan kadang bersitegang.
"Ya, kami ada kenangan sebagai teman diskusi menyenangkan, kadang sepakat, kadang enggak sepakat. Kami enggak ngotot begitu, ada yang kita sepaham, sepakat, ada juga yang enggak, sebagai teman diskusi, ya menarik," kata Deddy.
Deddy mengaku sudah banyak melakoni film bareng Ray. Satu yang pasti, Deddy mengenangnya sebagai sosok aktor yang kariernya panjang.
"Saya main banyak film dengan dia. Ada film bagus, ada juga film ecek-ecek. Banyak film komedi maupun lebih serius seperti Opera Jakarta. Kemudian juga kenal di teater, ya kalau Ray ini memang perjalanan kariernya panjang," tutur Deddy.
Tiga Bulan Lalu Deddy Mizwar Sempat Jenguk Ray Sahetapy
Deddy Mizwar menyebut dia sempat menjenguk Ray Sahetapy saat sakit, tiga bulan lalu, di rumah Ray di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Saat itu, dia sudah pelupa, amnesia, susah komunikasi. Karena sudah begitu kita berdoa aja karena sudah sulit kembali seperti sedia kala," ucap Deddy.
Keadaan Ray saat itu sudah susah diajak ngobrol. Namun, Deddy dan teman-temannya tetap memberi motivasi kepada Ray agar sembuh.
"Kami datang ramai, jenguk ke rumahnya, sudah sakit, sudah susah diajak ngobrol," ujar Deddy.
Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa (1/4) pukul 21.04 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Adik Ray, Charly Sahetapy, mengungkap bahwa kakaknya meninggal dunia karena penyakit komplikasi stroke dan paru-paru.
Jenazah Ray bakal dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4). Keluarga masih menunggu kedatangan putra ketiga Ray, Surya Sahetapy, dari Amerika Serikat.
Karier Ray dimulai saat debut layar lebar lewat film Gadis (1980) garapan sutradara Nya' Abbas Akup. Di film itu, Ray bertemu dengan Dewi Yull, hingga keduanya menikah pada 16 Juni 1984.
Ray dan Dewi dikaruniai empat anak, yaitu Panji Surya, Gizca Puteri Agustina Sahetapy, Rama Putra, dan Mohammad Raya Sahetapy. Mereka bercerai pada 2004.
Ray menikah dengan Sri Respatini Kusumastuti. Sementara itu, Dewi Yull membina rumah tangga dengan Srikaton.