Warning: session_start(): open(/home/palugod/public_html/src/var/sessions/sess_861fdb5f6f9f7d64d2255fe78b367959, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/palugod/public_html/src/bootstrap.php on line 59

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /home/palugod/public_html/src/var/sessions) in /home/palugod/public_html/src/bootstrap.php on line 59
Begini Kecaman Keras Rusia Jika AS Bom Iran - Suara Dunia

Begini Kecaman Keras Rusia Jika AS Bom Iran

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov ikut bereaksi akan ancaman yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Republik Islam Iran.

Moskow mengecam ancaman Washington untuk menggunakan kekerasan terhadap Teheran sebagai hal yang tidak pantas, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov dalam sebuah wawancara dengan majalah The International Affairs yang dikutip laman IRNA.

"Memang, ancaman telah didengar, dan juga ultimatum. Kami memandang metode tersebut sebagai hal yang tidak pantas, dan kami mengecamnya karena kami melihat ini sebagai cara untuk memaksakan kehendak [AS] terhadap Iran," jelas Ryabkov.

Ancaman terbaru Donald Trump dinilai berisiko untuk memperburuk situasi dan menyebabkan dampak yang akan membutuhkan lebih banyak upaya untuk mencegah bahaya. Ancaman tersebut dinilai menambah ketegangan lainnya bahkan meningkatkan eskalasi dari konflik yang meletus di Timur Tengah. "Dan kami mengusulkan jalur alternatif," kata diplomat senior Rusia tersebut.

Pemerintah Iran sebelumnya telah mengecam ancaman Presiden AS Donald Trump untuk melancarkan serangan militer terhadap negara itu. Iran bahkan memperingatkan Washington tentang konsekuensi dari setiap agresi.

Trump mengatakan pada Ahad (30/3/2025), dia akan memerintahkan serangan militer terhadap Iran jika Teheran tidak membuat kesepakatan baru dengan Washington mengenai program nuklirnya."Jika mereka tidak membuat kesepakatan, akan ada pengeboman," katanya dalam sebuah wawancara dengan NBC News.

Read Entire Article