Warning: session_start(): open(/home/palugod/public_html/src/var/sessions/sess_6132eb1c7f766c0ce1d510d9df692949, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/palugod/public_html/src/bootstrap.php on line 59

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /home/palugod/public_html/src/var/sessions) in /home/palugod/public_html/src/bootstrap.php on line 59
'Terimalah Syahidku Ya Allah', Kata-Kata Terakhir Paramedis Gaza - Suara Dunia

'Terimalah Syahidku Ya Allah', Kata-Kata Terakhir Paramedis Gaza

1 day ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK – Klaim Israel terkait pembantaian belasan paramedis di Gaza terbantahkan. Video yang dilansir Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) membuktikan eksekusi para relawan dan tenaga kesehatan saat mereka berulang kali mengucapkan syahadat dan memohon agar syahidnya diterima Allah.

Rekaman video itu ditemukan di ponsel salah satu paramedis dan diberikan kepada The New York Times oleh seorang diplomat senior PBB yang tidak ingin disebutkan namanya .

Rekaman tersebut, yang waktu dan lokasinya telah diverifikasi oleh The Times, menunjukkan bahwa ambulans dan truk pemadam kebakaran PRCS diberi tanda dengan jelas dan lampu daruratnya menyala sebelum mereka diserang oleh tentara Israel.

Setidaknya dua petugas penyelamat juga terlihat mengenakan seragam reflektif saat mereka keluar dari kendaraan mereka untuk menyambangi ambulans yang terdampar ketika pasukan Israel melepaskan tembakan.

The Times memverifikasi lokasi dan waktu pembuatan video tersebut, yang diambil di kota selatan Rafah pada awal tanggal 23 Maret. Difilmkan dari bagian depan kendaraan yang bergerak, video tersebut menunjukkan konvoi ambulans dan truk pemadam kebakaran, ditandai dengan jelas, dengan lampu depan dan lampu berkedip menyala, melaju ke selatan di jalan utara Rafah di pagi hari. Sinar matahari pertama terlihat, dan burung-burung berkicau. 

Konvoi tersebut berhenti ketika bertemu dengan sebuah kendaraan yang membelok ke pinggir jalan – satu ambulans telah dikirim sebelumnya untuk membantu warga sipil yang terluka dan diserang. Kendaraan penyelamat baru memutar ke sisi jalan.

Kemudian, suara tembakan hebat terdengar. Rentetan suara tembakan terlihat dan terdengar dalam video yang mengenai konvoi tersebut. Kamera bergetar, video menjadi gelap. Namun audionya berlanjut selama lima menit, dan suara tembakan tidak berhenti. 

Seorang pria berkata dalam bahasa Arab bahwa ada orang Israel yang hadir. Rekaman paramedis terdengar di video tersebut, berulang kali mengucapkan “syahadat,” ketika menghadapi kematian. “Tidak ada tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusannya,” kata paramedis itu. 

"Maafkan saya, ibu. Ini adalah jalan yang saya pilih - untuk menolong orang lain," katanya. “Allahu akbar.”

Mengetahui ia akan dibunuh tentara Israel, petugas kesehatan itu memohon ampunan kepada Allah. “Terimalah syahidku ya Allah,” ujarnya kemudian.

Read Entire Article