Liputan6.com, Jakarta - Menyambut arus mudik Lebaran 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama operator seluler (Opsel) dan Pemerintah Daerah (Pemda) memperkuat layanan darurat serta sistem peringatan dini untuk menjamin keselamatan masyarakat.
Langkah kolaborasi Komdigi ini mencakup optimalisasi Panggilan Darurat 112 dan Sistem Early Warning System (EWS) melalui SMS Blast dan TV Digital.
“Call Center 112 dan EWS SMS Blast adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan rasa aman selama mudik. Nomor darurat 112 memudahkan masyarakat mengakses bantuan darurat di mana saja. Ini langkah nyata menuju sistem single number emergency seperti 911 di AS,” ujar Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah seperti ...